Reliji Dukung Jokowi Lawan Berita Hoax dan Black Campaign

0 231

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Relawan Indonesia Jokowi (Reliji) yang diinisiasi oleh sejumlah aktivis lintas organisasi, yang pernah menjadi pimpinan Organisasi Kemahasiswaan dan Pemuda (OKP) Kelompok Cipayung plus, (HMI PMKRIGMNI, PMIL, IMM, GPII, Pemuda Muslimin, SEMMI, Pemuda Al Washliyah), serta mantan pimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di wilayah Jabodetabek, menggelar diskusi publik dengan tema “Kebijakan Pembangunan di Era Jokowi Adalah Pembangunan yang Mempersatukan Indonesia”.

Diskusi yang dilangsungkan di Ballroom Istana Hotel Salak Herittage, Kota Bogor, pada Senin (17/09/2018), menghadirkan narasumber dari tokoh politik koalisi Jokowi-Ma’aruf Amin diantaranya, bacaleg partai PKB DPR RI dapil V Kabupaten Bogor, Tomy Kurniawan, bacaleg PPP DPRD Kota Bogor dapil VI Bogor Barat, Zaenul Mutaqin, bacaleg partai Nasdem DPR RI dapil V Kabupaten Bogor, Sahrul Gunawan, SE dan Doni Yusri P. hD.

Usai diskusi, Ketua Pelaksana, Deni Solahudin mengatakan, alhamdulillah telah melakukan diskusi buku relawan Jokowi mengenai Jokowi Istiqomah Membangun Negeri yang berisi konten tentang cerita nyata atau realistis atas apa yang telah dilakukan oleh Pak Jokowi. Selain itu, Reliji juga berkesempatan mengadakan deklarasi langsung untuk mendukung dan memenangkan Jokowi – Ma’aruf Amin di Kota maupun Kabupaten Bogor.

“Target kita jelas, melawan berita – berita hoax dan black campaign dengan sebuah karya ilmiah yang lebih akademis dan realistis yang kita ciptakan ke masyarakat,” ucapnya.

Mengingat pada tahun 2014 Jokowi kalah di Kota Bogor bahkan Jawa Barat, Deni menegaskan, mengenai Jokowi menang atau kalah di Kota Bogor pada 2014 lalu itu, sudah terlewatkan.

“Yang jelas nanti faktanya tahun 2019 mendatang Jokowi – Ma’aruf Amin akan menang di Kota maupun Kabupaten Bogor oleh Reliji yang tentunya akan dibantu oleh tim pemenangan yang ada di partai koalisi. Jadi, kami sangat optimis bahkan 100 persen,” imbuhnya.

Disamping itu, Ketua Umum (Ketum) Koordinator Nasional Reliji, Bursah Zarnubi mengajak melalui sebuah buku serta deklarasi serentak di berbagai daerah, kepada tokoh – tokoh masyarakat, akademisi, aktivis, para relawan untuk membedah semua isi yang tercantum di dalam buku sehingga bisa di informasikan kepada seluruh masyarakat.

“Buku ini, berisi tentang hasil kebijakan pembangunan pemerintah di bawah Pak Jokowi selama 4 tahun kebelakang dengan menghadirkan fakta – fakta dan informasi lengkap atas apa yang sudah dilakukan. Jadi buku ini, yang akan melawan asumsi – asumsi hoax di masyarakat,” ungkapnya.

Namun demikian, sambungnya, memang selama 4 tahun ini, belum dirasakan. Tetapi, 3-5 tahun kedepan semua akan terasa bagaimana dampak dari implikasi ekonomi, politik sampai persatuan bangsa dari hasil pembangunan sekarang.

“Jadi, inilah pentingnya Reliji ini, hadir untuk menjembatani khususnya membidik calon millenial yang sekiranya pasar – pasar politiknya itu 90 juta, karena angka itu, antara 17-38 tahun,” tegasnya.

Bursah menambahkan, kedepan pihaknya akan menyusun strategi sehingga millenial ini, bisa terlibat di dalam politik. “Politik itu, penting sekali karena bagian cara kita untuk mewujudkan kebijakan pembangunan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

(Lutfi M)

Comments
Loading...