Rapat Pleno Terbuka KPU Tetapkan Bima – Dedie Wali Kota – Wakil Wali Kota Terpilih

0 664

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor menggelar rapat pleno terbuka penetapan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih di Hotel Salak Tower, Jalan Salak, Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis (26/7/2018).

Diketahui, calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor pada Pilkada 2018 ada empat pasangan calon (paslon), yakni nomor urut 1 Achmad Ru’yat – Zaenul Mutaqien, nomor urut 2 Edgar Suratman – Sefwelly Ginanjar, nomor urut 3 Bima Arya – Dedie A Rachim dan nomor urut 4 Dadang Danubrata – Sugeng Teguh Santoso.

Dari keempat paslon di atas, paslon nomor urut 3 Bima Arya – Dedie Rachim meraih suara tertinggi dengan raihan suara sebanyak 215.708 disusul oleh pasangan nomor urut 1 Achmad Ru’yat Zaenul Mutaqin dengan suara 153.407 suara. Sementara di posisi ketiga ditempati pasangan nomor 4 Dadang Danubrara – Sugeng Teguh Santoso 63.335 suara, dan diperingkat keempat ditempati pasangan nomor 2 Edgar Suratman – Sefwelly Ginanjar dengan suara 61.879 suara.

Setelah melalui rapat pleno terbuka, KPU Kota Bogor menetapkan secara resmi pasangan nomor urut 3, Bima Arya – Dedie A Rachim sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih untuk periode 2019-2024.

Ketua KPU Kota Bogor, Undang Suryatna mengatakan, ditetapkannya Bima – Dedie sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara yang dilakukan KPU Kota Bogor pada 5 Juli 2018.

“Setelah rekapitulasi, kita tidak bisa langsung menetapkan pasangan calon, karena kita harus menunggu Mahkamah Konstitusi (MK) meregistrasi dalam buku registrasi perkara konstitusi pada 23 Juli 2018,” kata Undang usai Rapat Pleno Terbuka.

Kemudian, lanjut Undang, setelah tiga hari MK meregistrasi buku registrasi perkara konstitusi barulah KPU kabupaten/kota menetapkan pasangan calon terpilih. “Untuk penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor kami lakukan hari ini, melalui rapat pleno dan tadi sudah dibacakan surat keputusannya,” ujarnya.

Dengan ditetapkannya paslon terpilih ini, kata Undang, maka seluruh rangkaian tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Bogor tahun 2018 dinyatakan selesai. “Tahapan pilkada 2018 telah selesai, selanjutnya kita akan serahkan surat keputusan (SK) tentang penetapan pasangan calon terpilih ke DPRD Kota Bogor. Kemudian dari DPRD akan disampaikan kepada Gubernur dan nanti akan menunggu saat pelantikannya,” pungkasnya.

(Lutfi M)

Tinggalkan Balasan