Kota Bogor Ditinggal Warganya Mudik, Roda Dua Jadi Primadona

0 287

Heibogor.com – Sebagian besar warga sudah mulai melakukan perjalanan mudik ke kampung halamannya masing-masing. Beragam jenis transportasi mereka pilih. Mulai dari menggunakan pesawat, kereta api, bus, kendaraan pribadi bahkan hingga sepeda motor.

Pada H-3 Lebaran 1439 H, Selasa (12/06/18) malam, sudah mulai tampak kendaraan pribadi dengan “ciri khas” tumpukan barang bawaan di bagian atap kendaraannya. Tak ketinggalan para pemudik sepeda motor, mereka pun membonceng seluruh anggota keluarganya berikut barang yang hendak dibawa ke kampung halaman.

Pantauan heibogor.com, kenaikan jumlah roda dua yang melintas di kawasan Kota Bogor sudah mulai meningkat sejak sekitar pukul 19.00 WIB. Beberapa ruas jalan utama yang menjadi perlintasan para pemudik dipadati sepeda motor.

Kendati pemerintah terus mengimbau agar warga yang akan mudik tidak menggunakan sepeda motor demi keselamatan dan kenyamanan, namun rupanya kendaraan roda dua masih menjadi pilihan mereka. Efisiensi biaya dan waktu tempuh menjadi alasan utama mengapa mereka memilih moda transportasi yang satu ini.

Ruas Jalan Pajajaran, Tajur hingga kawasan Simpang Ciawi, mudah sekali melihat iring-iringan sepeda motor pemudik. Umumnya, daerah tujuan mereka ini masih di kawasan seputar Jawa Barat seperti Sukabumi, Pelabuhan Ratu, Cianjur, Bandung sampai daerah Priangan. Namun, tidak sedikit juga mereka yang akan mudik ke wilayah Jawa Tengah dengan menggunakan jalur selatan Jawa.

Seperti penuturan Yadi misalnya, ditemui ketika hendak makan malam di Ciawi. Warga yang berdomisili di Tajur itu mengatakan bahwa dirinya akan mudik ke kampung halamannya di Kebumen, Jawa Tengah. Bersama anggota keluarganya, ia lebih memilih menggunakan sepeda motor untuk mudik tahun ini.

“Lebih ringkas saja, lebih hemat, dan lebih cepat di perjalanan. Kalau tahun kemarin kita memang pulang naik bus, tapi sekarang pilih motor saja. Insya Allah besok pagi atau siang sudah bisa sampai di kampung,” ujarnya.

(Putri Aysha)

Comments
Loading...