Alumni SMAN 6 Bogor Salurkan Bantuan ke Ibu Mia, Guru Bahasa Indonesia yang Sudah 3 Tahun Sakit

0 1.718

Heibogor.com – Perwakilan Alumni SMAN 6 Bogor lintas angkatan kompak berkunjung ke kediaman guru Bahasa Indonesianya yang telah tiga tahun terbaring sakit. Di sana, mereka menyalurkan donasi sebesar Rp 23 juta untuk sang guru Mia Rukmiati, Sabtu (09/06/18).

Belasan orang yang mewakili alumni lintas angkatan SMAN 6 Bogor tersebut mendatangi kediaman Mia di daerah Bondongan, Bogor Selatan, Kota Bogor.

Perwakilan alumni, Robby Firliandoko mengatakan hal yang dilakukan mereka berlandaskan keprihatinan, rasa peduli, dan ingin balas jasa terhadap salah satu guru terbaik yang pernah ada di SMAN 6 Bogor.

Ia menambahkan, apa yang dilakukannya ini berawal dari cerita dan laporan dari kawan satu angkatannya Uca Tri Agusla yang mendengar dari sang kakak yang merupakan Alumni SMAN 6 Bogor angkatan 2004 bahwa Ibu Mia tengah terbaring sakit. Meskipun tengah berada di Jogja, Uca mengajak Robby dan kawan lainnya untuk menggerakkan alumni angkatannya (2010) untuk membantu.

“Kami bergerak mulai hari selasa, tanggal 5 Juni, alhamdulillah responnya baik, bahkan dari alumni angkatan lain dari mulai angkatan 2006 sampai 2017 merespon positif,” jelas Robby pada kunjungan tersebut.

Donasi yang dibuka sejak hari Selasa (5/6) sampai hari Jumat (8/6) total berjumlah Rp 23 juta. Donasi tersebut terkumpul dari berbagai angkatan, mulai 2006, 2007, hingga 2012, dan masih akan terus berlanjut oleh angkatan lainnya.

Menurutnya masih ada angkatan lain yang akan ke sana di lain hari, kemudian donasi juga masih berjalan dan dapat diberikan melalui melalui platform kitabisa.com/senyumbumia.

“Selain donasi hari ini, masih banyak alumni yang akan terus ke sini, sampai saat ini yang sudah konfirmasi adalah angkatan 2007, 2013 dan 2017, kemudian donasi juga bisa diberikan melalui kitabisa.com/senyumbumia,” paparnya.

“Bu Mia merupakan Guru Bahasa Indonesia yang selalu bertutur baik nan lembut, saat ini beliau sedang diuji. Ginjal yang satu sudah tidak berfungsi dan terpaksa beliau harus pensiun dini. Beliau orang baik, alhamdulillah jadi banyak yang bantu dan tergerak,” jelas Wita Nurfitri (24) perwakilan Alumni Angkatan 2012 dalam kunjungan yang sama.

Mia yang saat dikunjungi sedang terbaring, mengaku senang bisa ditemani murid-muridnya dahulu, dengan segala kenangan canda tawa hingga tangis haru.

Ia pun mengucapkan terima kasih atas kepedulian anak didiknya, dan mendoakan semoga seluruh alumni SMAN 6 Bogor selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan. “Hal yang paling menyakitkan adalah ketika saya harus pensiun dini, dan sore ini semua sakit itu terobati karena kehadiran kalian yang menghadirkan canda tawa, semoga semua kebaikan kalian dibalas oleh Allah SWT,” ucap Mia di tengah rasa harunya.

Kontributor : Robby Firliandoko

Comments
Loading...