Korban Keracunan Tutut Positif Kena Bakteri Shigella, E.Colli dan Salmonella

0 487

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Hasil pemeriksaan sampel keong sawah (tutut) dan rectal swab terhadap para korban keracunan massal yang telah dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Bogor, diketahui jika positif mengandung sejumlah bakteri dan kuman.

Demikian diungkapkan Kepala Dinkes Kota Bogor, Rubaeah, Rabu (30/05/18), terkait hasil pemeriksaan sampel tutut dan rectal swab dari para korban keracunan di Kampung Sawah, Kelurahan Tanah Baru, Bogor Utara, Kota Bogor.

“Pada sampel tutut positif mengandung kuman Shigella, E.coli, dan bakteri Salmonella. Sedangkan di airnya positif mengandung bakteri Coliform dan unsur logam Mangan. Pemeriksaan itu diambil dari posisi tutut yang sudah matang,” jelas Rubaeah.

Oleh sebab itu, dirinya menghimbau agar dari kejadian tersebut bisa dijadikan pelajaran berharga kepada seluruh warga Kota Bogor agar berhati-hati mengkonsumsi makanan dan menyakini kebersihannya baik dalam pengolahan maupun penyajiannya.

Sekadar informasi, Shigella.dalah bakteri patogen usus yang dikenal sebagai agen penyebab penyakit disentri basiler. Bakteri ini menginfeksi saluran pencernaan dan menyebabkan berbagai gejala dari diare, kram, muntah, dan mual.

Sedangkan bakteri Escherichia coli (E.coli) adalah bakteri yang biasanya hidup di dalam usus manusia dan hewan. Walau kebanyakan jenis E.coli hanya menyebabkan diare ringan, beberapa jenis tertentu seperti E.coli O157:H7 dapat menyebabkan infeksi usus serius yang mengakibatkan diare, sakit perut, dan demam.

Sementara Mangan merupakan salah satu dari tiga elemen penting namun beracun. Yang berarti bahwa unsur ini diperlukan bagi manusia untuk bertahan hidup, tetapi juga beracun ketika konsentrasi terlalu tinggi hadir dalam tubuh manusia. Penyerapan Mangan oleh manusia terutama terjadi melalui makanan, seperti bayam, teh, dan rempah-rempah.

Bahan makanan lain yang mengandung konsentrasi tinggi mangan adalah biji-bijian dan beras, kacang kedelai, telur, minyak zaitun, kacang hijau, dan tiram.

(Putri Aysha)

Comments
Loading...