Lowongan Data Science Tinggi Butuh Gebrakan Talenta Data Scientist, Jangan Hanya Textbook

0 1.597

Heibogor.com – Menurut data dari IBM dan Forbes, tahun 2020 mendatang diprediksi terdapat 2,72 juta lowongan pekerjaan di bidang data science dan analytics. Dimana jumlah tersebut naik sebesar empat kali lipat dari tahun 2017, yaitu sekitar 200 ribu lowongan pekerjaan. Kondisi di Indonesia sendiri saat ini, permintaan terhadap data scientist sangat tinggi. Namun sayang angkanya masih belum mencukupi.

Penyebab masih rendahnya angka terhadap data scientist itu salah satunya adalah kurikulum yang digunakan perguruan tinggi di Indonesia sebagai pengantar ilmu data science dan data engineering pada umumnya masih bersifat textboox-oriented, belum mengarah ke best practice dari implementasinya di bidang industri terutama terkait penggunaan tools. Oleh karena itu, dibutuhkan gebrakan yang dapat memberikan ruang kepada talenta data scientist untuk siap terjun ke dunia profesional.

CTO PT Neviim Magen Teknologi, Angkin Winata mengungkap fakta tersebut saat berbicara dalam seminar gerakan Planet Pintar di Gedung Auditorium Prabu Siliwangi, Universitas Pakuan (Unpak) Bogor, Sabtu (12/05/18).

“PT Neviim Magen Teknologi sebagai perusahaan konsultan IT melihat banyak peluang yang dapat diciptakan melalui data science dengan mendukung sebuah gerakan kolaboratif bernama Planet Pintar. Gerakan ini bertujuan menyelesaikan permasalahan edukasi data science di Indonesia guna menghasilkan para data scientist dan data engineer yang siap bersaing serta memberikan dampak signifikan pada taraf kualitas hidup masyarakat Indonesia,” papar Angkin.

Sejumlah pembicara yang akan terlibat yang akan terlibat dalam kegiatan Planet Pintar antara lain Taufik Djatna (dosen dan peneliti senior di Departemen Teknologi Industri Pertanian Bogor), Ditto Anindita (Founder dan CEO Botika), Aristama Roesli (Chief Research and Analitycs Officer di Sonar Platform), Khulung Bursa (CEO Neviim), Muhammad Sahputra (CEO PT Mahapati Sibernusa Teknologi), Yuniza Nur Aulia (HR Recruitmen Dokotel Teknologi), dan Irfan Wahyudin (Founder & CEO Planet Pintar).

Comments
Loading...