Heibogor.com
100% Berita Bogor

Data Arsip yang Baik Dukung Tata Kelola Pemerintah

0 109

Heibogor.com – Diklat teknis pengelolaan arsip dinamis di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor merupakan upaya penting dan strategis dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) untuk terus meningkatkan kemampuan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Pemkot Bogor. Dalam hal ini fokusnya pada peningkatan kemampuan dan kualitas SDM di bidang kearsipan.

Apalagi seperti diketahui bersama jika masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi dalam mengelola kearsipan di Kota Bogor. Tidak hanya soal sarana prasarana dan SDM, tetapi juga dukungan anggaran. Meski masuk dalam salah satu urusan wajib yang harus ditangani Pemerintah Daerah, daya dukung anggaran masih terbatas.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat saat membuka kegiatan diklat teknis pengelolaan arsip dinamis di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor Tahun 2017 di Bahtera Resort & Convention, Jalan Raya Puncak, Cipayung, Kabupaten Bogor, Selasa (21/11/17).

Diklat teknis pengelolaan arsip dinamis di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor Tahun 2017 di Bahtera Resort & Convention, Jalan Raya Puncak, Cipayung, Kabupaten Bogor, Selasa (21/11/17).

“Padahal secara peran dan fungsi strategis, pengelolaan arsip memegang peranan penting dalam tata kelola pemerintah. Pengelolaan arsip yang baik akan memberikan daya dukung penting terhadap kelancaran pengelolaan berbagai urusan pemerintahan,” papar Sekda.

Dalam setiap perencanaan, katanya, jelas membutuhkan arsip yang berisi data-data untuk menghasilkan perencanaan yang baik. Perencanaan bukan lagi tentang data yang berasal dari “katanya,” tetapi berasal dari arsip-arsip yang akurat. Begitu pun halnya saat melakukan kegiatan, arsip-arsip yang faktual akan membantu dalam proses pengambilan keputusan. Tidak terkecuali saat berhadapan dengan delik aduan atau hukum.

“Proses pengarsipan yang baik akan sangat membantu kita dalam menghadapinya (delik aduan atau hukum),” kata Sekda seraya menambahkan agar tidak memandang sebelah mata dalam setiap proses pengelolaan arsip.

 

(Putri Aysha)

Comments
Loading...