Dari Hobi Koleksi Barang Antik, Widyananto Ubah Jadi Peluang Bisnis

0 116

Heibogor.com – Hobi bila ditekuni bisa menjadi tumpuan hidup, setidaknya memberi tambahan penghasilan. Salah satunya dijalani oleh pria ini. Adalah Widyananto Purnomo atau yang kerap disapa Nanto itu berawal dari basicnya sebagai arsitek interior.

Saat ditemui heibogor.com akhir pekan lalu, Nanto menceritakan mulai hobi mengoleksi benda-benda zaman dahulu karena sekadar suka.

“Kebetulan saya waktu itu mulai koleksi sejak awal menikah tahun 2004 lalu,” papar Alumni Universitas Trisakti itu.

Gudang Koleksi Resto & Cafe Jalan Pahlawan No. 53, Bogor Selatan, Kota Bogor.

Padahal, sebelumnya ia tidak pernah berminat menjual barang-barang yang awalnya jadi koleksi pribadinya. Apalagi, barang yang telah dimilikinya diperoleh dari hasil perburuannya dengan istrinya, Lita Wardhani, yang memang memiliki hobi sama.

“Saya dan istri memang mempunyai kegemaran yang sama, kami sama-sama suka mengoleksi barang dari zaman dahulu kala. Semakin tua barang tersebut, makin tinggi nilai seninya di mata kami,” imbuhnya.

Benda yang kerap ditemuinya itu ketika sedang travelling dan ia mengaku mengumpulkan barang-barang antik menjadi hobi yang asyik. Alhasil, kini sebagian koleksinya bisa ditemui di Gudang Koleksi Resto & Cafe Jalan Pahlawan No. 53, Bogor Selatan, Kota Bogor.

Gudang Koleksi Resto & Cafe Jalan Pahlawan No. 53, Bogor Selatan, Kota Bogor.

Tak hanya sekadar hobi, kegemaran mengumpulkan barang antik kini menjadi salah satu tumpuannya mendapatkan penghasilan. Memang bukan menjadi pekerjaan utama, namun bisnis yang ia geluti bisa beromzet jutaan rupiah.

Sejumlah barang antik di antaranya kursi, lemari, gelas,cangkir, setrika areng kuno, televisi, patung, pernak-pernik, hingga Skuter Lambretta. Sejumlah barang yang ia miliki juga berasal dari Indonesia seperti Semarang, Padang, hingga Lombok.

Bukan hanya alasan memperoleh keuntungan semata, Nanto menjajakan sebagian dari koleksinya. Ayah dua anak itu punya alasan tersendiri menjual barang jadul tersebut. Dia mengaku merasa bisa berbagi dengan orang lain yang juga mempunyai hobi yang sama, sebagai kolektor barang tempo dulu.

“Saya suka segala sesuatu yang ada heritagenya, jadi saya kumpulkan dan totalnya ada ratusan barang antik yang ada di Gudang Koleksi ini,” tutupnya.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Comments

Loading...