Sehat Keluargaku, Sehat Bogorku, Sehat Indonesiaku Dalam Rangka Memperingati HKN ke-53 Tingkat Kota Bogor Tahun 2017

0 149

Heibogor.com – Perayaan Hari Kesehatan Nasional pada 12 November pertama kali diperingati di tahun 1959. Saat itu dilakukan penyemprotan nyamuk malaria secara simbolis oleh Presiden Soekarno. Usai penyemprotan secara simbolis dilakukan, penyuluhan pun diberikan dengan tujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat akan bahaya penyakit Malaria dan agar mereka lebih waspada terhadapnya. Di tahun-tahun berikutnya, Hari Kesehatan Nasional (HKN) terus diperingati dengan tujuan memberikan pendidikan dan penyuluhan kesehatan untuk masyarakat Indonesia.

Tema perayaan Hari Kesehatan Nasional setiap tahunnya berbeda-beda. Namun, tentu saja dengan tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia sekaligus pemahaman mereka akan pentingnya hidup sehat. Biasanya, akan ada beragam kegiatan yang dilakukan guna meramaikan acara yang diawali oleh pembukaan dari Menteri Kesehatan ini. Terlepas dari bentuk acara dan jenis kegiatan yang ada di dalamnya, perayaan Hari Kesehatan Nasional sendiri tidak akan berjalan dengan mulus tanpa dukungan semua pihak. Diperlukan kerja sama yang baik antara Pemerintah Pusat dengan Kepala Daerah, dunia usaha, sampai dengan organisasi kemasyarakatan agar persiapan acara bisa dilakukan dengan baik. Dukungan masyarakat juga diperlukan dengan berpartisipasi langsung selama acara, baik dengan mengikuti lomba atau hanya sekadar hadir untuk mendengarkan talk show tentang kesehatan yang biasanya diberikan.

Pada tahun 2017 ini, tepatnya tanggal 12 November, kita kembali memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN). Pada Hari Kesehatan Nasional Ke 53 saat ini, Tema yang diangkat adalah “Sehat Keluargaku Sehat Indonesiaku.” Tema tersebut sejalan dengan Program Indonesia Sehat melalui pendekatan keluarga di mana keluarga menjadi awal untuk mendorong masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat. Kita tahu, bahwa komponen terpenting dalam pencegahan penyakit selain dipengaruhi kualitas lingkungan serta sarana dan prasarana pelayanan kesehatan adalah perilaku keluarga memiliki dampak yang besar dalam pembentukan perilaku individu. Keluarga merupakan pengalaman pertama bagi anak-anak, pendidikan di lingkungan keluarga dapat menjamin kehidupan emosional anak untuk tumbuh dan berkembang. Untuk itu, kita perlu terus berupaya untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat khususnya di lingkungan keluarga.

Program lain yang didorong adalah Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Dengan GERMAS, kita mengajak kerja sama lintas sektor dan lintas program dalam mewujudkan masyarakat untuk berperilaku hidup sehat, yang pada akhirnya dapat membentuk bangsa Indonesia yang kuat. Dengan mendorong Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga dan GERMAS, kita berupaya membangun kemandirian keluarga dan masyarakat dalam hidup sehat sebagai upaya promotif dan preventif yang pada akhirnya dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya sehingga tercipta masyarakat yang produktif yang dapat berperan aktif dalam pembangunan nasional. Peringatan HKN ke-53 ini menjadi momentum untuk seluruh insan kesehatan merefleksi kembali sejauh mana keberhasilan upaya kesehatan yang sudah dilaksanakan baik promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif dalam meningkatkan derajat kesehatan bangsa Indonesia. Sejauh mana keberhasilan sektor kesehatan dalam melibatkan semua unsur, lintas sektor, dalam melaksanakan pembangunan kesehatan.

Foto : Istimewa. Peringatan HKN ke-53.

Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-53 tahun 2017 yang dilaksanakan di seluruh Indonesia, Pemerintah Kota Bogor melalui Panitia HKN Kota Bogor yang terdiri atas insan-insan kesehatan dari berbagai institusi kesehatan (dinas kesehatan, rumah sakit, organisasi profesi kesehatan, akademisi kesehatan, klinik dan laboratorium, dan lain-lain telah merangcang berbagai kegiatan yang dilaksanakan mulai bulan Oktober hingga November 2017 di antaranya :

– Lomba-lomba olah raga untuk insan kesehatan se Kota Bogor, seperti bulutangkis, tenis meja, volley ball dan futsal (23 – November 2017)

– Lomba-lomba seni untuk insan kesehatan se Kota Bogor, seperti lomba menyanyi dangdut, lomba stand up comedy dan lomba tari kreasi modern-tradisional. (tanggal 2-4 November 2017)

– Lomba cerdas-cermat kader kesehatan (Oktober 2017)

– Lomba Jingle Posyandu (10 November 2017)

– Pemilihan Duta Muda Sehat Kota Bogor

– Kampanye GERMAS Pemecahan Rekor MURI dengan pelaksanaan senam masal serentak se Indonesia yang akan diikuti oleh kurang lebih 1.000 orang dari Kota Bogor. Kegiatan ini diharapkan melibatkan seluruh pemerhati kesehatan dan masyarakat Kota Bogor yang peduli dan mau hidup sehat. Dalam rangkaian senam masal GERMAS tersebut di atas, akan dilaksanakan juga kampanye makan buah dan sayur, tersedia bazar buah dan sayur, deteksi kesehatan serta kampanye dan deklarasi komitmen bersama tolak penyalahgunaan obat. (12 November 2017)

– Upacara peringatan HKN ke-53 tingkat Kota Bogor dilaksanakan pada tanggal 13 November 2017 bertempat di Halaman Dinas Kesehatan Jl. Kesehatan No. 3 Kec. Tanah sareal Kota Bogor.

– Kampanye cuci tangan pakai sabun dan air bersih mengalir di 45 sekolah SD/sederajat di Kota Bogor yang melibatkan minimal 100 orang siswa/sekolah. (20 November 2017)

– Dan lain-lain.

Foto : Istimewa. Peringatan HKN ke-53.

Menyongsong perayaan Hari Kesehatan Nasional yang ke-53 pada tanggal 12 November 2017 mendatang, marilah kita mengkaji kembali apa yang sudah berhasil dicapai dengan adanya perayaan tersebut. Saat ini, masyarakat sudah semakin mudah untuk mengakses fasilitas kesehatan. Terbukti dengan adanya peningkatan pelayanan kesehatan di berbagai daerah, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah. Selain peningkatan pelayanan kesehatan, infrastruktur fasilitas kesehatan pun sudah semakin memadai, tersedia jaminan kesehatan nasional (JKN) dengan sistem gotong royong.

Peningkatan pelayanan kesehatan beserta infrastrukturnya tersebut diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Indonesia. Selain itu, pemahaman masyarakat akan pentingnya hidup sehat juga diharapkan semakin meningkat, seiring dengan terus diadakannya peringatan Hari Kesehatan Nasional.

Marilah kita sama-sama mensukseskan Program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga. Mulai dari diri sendiri dan lingkungan keluarga. Indonesia sehat dapat diwujudkan melalui keluarga-keluarga yang sehat, sehingga membentuk masyarakat sehat. Mari berperilaku hidup bersih dan sehat, selalu mengkonsumsi makanan yang sehat teratur, sayur dan buah, serta senantiasa berolah raga atau melakukan aktivitas fisik, melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, tidak merokok dan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Nah, sudah siapkah Anda untuk ikut berpartisipasi dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional tahun ini? Ingat, partisipasi dan dukungan Anda sangat berharga demi tercapainya masyarakat Indonesia yang lebih sehat.

Sumber Advertorial Dinkes

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Comments

Loading...