Maureen Band Lawan Arus Musik dengan Genre Pop Alternatif

0 256

Heibogor.com – Di tengah gencarnya musik bergenre pop dan boyband yang kini marak di kancah musik Indonesia, Maureen Band mencoba melawan arus dua jenis musik tersebut dengan memilih beraliran alternatif pop.

Band asal Parung yang terbentuk pada 10 April 2010 itu beranggotakan 4 personel di antaranya Vitrah (drum), Abhie (vokal), Idjonk (bass), dan Mhilky (gitar) mencoba peruntungan agar bisa diterima masyarakat musik Indonesia.

Vitrah menjelaskan, awal mula ia dan rekan-rekannya membentuk band yang sudah beberapa kali bongkar pasang personel itu lantaran memiliki selera musik yang sama.

“Kami menemukan sebuah jati diri dan kesamaan selera dalam bermusik. Berbicara pengalaman masing-masing personel band ini dalam bermusik tidak bisa diragukan lagi,” jelas Vitrah kepada heibogor.com, Jumat (13/10/17).

Vitrah mengakui, bandnya itu sempat vakum di tahun 2016 dan memutuskan kembali bermusik di awal tahun 2017.

“Karena kesamaan selera musik itulah kami sepakat untuk mengarahkan genre musik kami ke jenis pop alternatif, dan mencoba melawan arus jenis musik yang saat ini tengah marak, dengan genre yang kami bawakan saat ini kepada masyarakat,” akunya.

Masih kata sang drummer, nama Maureen Band sendiri diambil dari Bahasa Skotlandia yang berarti agung (besar) dan nama Maureen dapat diartikan juga menjadi (sang penghibur).

“Maureen Band sendiri telah merilis dua single lagu andalan kami yang berjudul ‘Untuk Apa Setia’ dan ‘Cinta Memang Sadis’ yang sudah bisa didengarkan dan dinikmati di youtube dengan subsricibe nama band kami,” katanya.

Dirinya pun menambahkan, band yang terinspirasi dari Muse dan Bon Jovi itu saat ini sudah dilirik oleh salah satu label musik untuk dibuatkan album perdana.

“Alhamdulillah, sudah ada label yang melirik band kami dan mudah-mudahan lancar ke depannya,” tandasnya.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Comments

Loading...