Heibogor.com
100% Berita Bogor

Barudak Selakopi, Wadah Kepemudaan Ajak Peduli Lingkungan Sosial

0 153

Heibogor.com – Berawal dari keinginan kuat dari tiga remaja yang tinggal di Komplek Kehutanan Selakopi RW 6, Kelurahan Pasir Mulya, Bogor Barat, yakni Bambang, Rizki, dan Aang pada tahun 2000-an untuk membentuk sebuah wadah bagi kalangan muda setempat, adalah cikal bakal terbentuknya Barudak Selakopi alias Bukos Bogor.

Seiring berjalannya waktu, kini Bukos telah menjelma menjadi sebuah komunitas gerakan kepemudaan. Bahkan kini mereka pun telah memiliki sekretariat yang bertempat di gedung serbaguna komplek perumahan setempat. Ini tentunya adalah atas kerja keras mereka dalam beragam aksi positif yang selama ini telah dilakukan, sehingga mendapatkan dukungan dari orangtua dan para tokoh masyarakat yang akhirnya memberikan kepercayaan dengan mendukung gerakan Bukos.

Pasca terbentuknya Bukos di tahun 2000-an, salah seorang pembina Bukos, Eka Permana menceritakan, komunitas itu pun akhirnya diresmikan melalui rapat sederhana pada 13 Juni 2006 silam.

Menurut Eka, selain aktif dalam beragam kegiatan keremajaan, kiprah Bukos selama ini juga aktif dalam aksi kemasyarakatan baik yang bersifat internal di lingkungan mereka maupun eksternal di tingkat Kota Bogor. Hal itu dibuktikan dengan keterlibatan mereka dalam berbagai bidang kegiatan sosial, olah raga, musik, hingga kegiatan petualangan di alam bebas.

Komunitas Barudak Selakopi alias Bukos Bogor.

“Komunitas Bukos saat ini sangat penting, terutama pada penanaman karakter dan kepribadian remaja saat ini. Jiwa petualang dan nasionalisme sangat penting diterapkan pada remaja saat ini, karena akan berdampak pada sikap cinta tanah air dan sifat gotong royong antar sesama. Ini yang saya lihat pada Bukos,” terang Eka kepada heibogor.com, Kamis (21/09/17).

Regenerasi yang terjadi di Bukos bukan melalui open recruitment seperti komunitas/organisasi yang lain, seperti yang diungkapkan oleh ketua umum Bukos, Fadlan baru-baru ini.

“Regenerasi yang terjadi pada kami berjalan dengan apa adanya, Karena setiap pemuda/i yang tinggal di Komplek Kehutanan Selakopi RW 06 secara otomatis langsung menjadi bagian dari kami (BUKOS), yang hanya membedakan adalah tingkat keaktifannya saja. Saat ini sudah masuk pada generasi ke-3,” imbuhnya.

Kelemahan saat ini, memang untuk akta pendirian secara resmi belum ada. Walaupun Bukos di antara pecinta alam sudah terkenal hingga ke luar Pulau Jawa. Beberapa lalu, pernah mengajukan ke pihak kekelurahan, namun sampai sekarang belum ada respons positif. Akhirnya, keberadan Bukos baru diakui dari RW 06.

Comments
Loading...