Kades Bojong Baru Bantah Pungli PTSL

0 128

Heibogor.com – Dugaan adanya pungutan liar (pungli) dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Bojong Baru, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, langsung ditepis oleh Burdah selaku Kepala Desa.

Karena menurutnya, kinerja aparat di lapangan sudah sesuai aturan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 menteri yang hanya merestui pungutan sebesar Rp 150 ribu bagi masyarakat luas.

Burdah mengakui, jika dari awal adanya program yang diterima pihaknya melalui Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Bogor, dirinya telah mengimbau kepada jajaran di bawahnya itu agar memungut ke masyarakat sesuai dengan aturan SKB 3 menteri tersebut.

“Dari awal adanya program ini, yang kita dapat sebesar 2.700 bidang sertifikat. Bagi kami di Pemdes Bojong Baru, saya pribadi sudah menekankan kepada jajaran Ketua RT dan RW agar melakukan pungutan ke setiap warga sebagai pemohon hanya sebesar Rp 150 ribu,” kata Burdah kepada sejumlah wartawan ketika ditemui di kantornya, Rabu (13/09/17).

Menurutnya, apa yang menjadi permasalahan di tingkat RT dan RW tanpa sepengetahuan dirinya. Bahkan, sampai saat ini sudah terkumpul berkas sebanyak 2.200 pemohon PTSL dari total kuota 2.700 bidang yang diperoleh Pemdes Bojong Baru.

“Saya sebagai Kades sama sekali tidak tahu menahu. Intinya saya dari awal hanya memerintahkan agar para jajaran kami RT dan RW hanya memungut sesuai SKB 3 menteri itu. Dan tahu sendiri kan, masyarakat kami dengan adanya program ini sangat antusias dengan data jumlah berkas yang masuk,” ucapnya.

Hal senada juga diutarakan Ketua Tim Panitia PTSL sekaligus Kaur Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Desa Bojong Baru, Andi Winata yang membantah keras bila pihak panitia PTSL tingkat desa disangkutpautkan dengan adanya pungli di tingkat RT dan RW dalam program tersebut.

“Saya tegaskan jika pungutan mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah itu sama sekali tidak tahu menahu. Karena kami di sini dari pagi sampai larut malam bekerja sesuai tupoksi dan aturan,” tegasnya.

Lebih lanjut ia menekankan, pencapaian kinerja dalam mensukseskan program Pemerintah Pusat, dirinya mengaku bila tim panitia PTSL tingkat Desa Bojong Baru bekerja secara maksimal, mulai dari siang hingga larut malam tanpa mengharapkan apa pun, berikut dengan 36 Ketua RT dan 6 RW se-Desa Bojong Baru, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor selaku penerima kuota PTSL.

“Saya bekerja sampai membawa berkas untuk menyukseskan program ini, kerja sampai tengah malam. Bahkan terkadang berkas sering saya bawa pulang ke rumah. Jadi, bila ada isu yang berembus terkait pungutan yang dilakukan RT itu sama sekali tidak benar,” pungkasnya.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Comments

Loading...