Heibogor.com
100% Berita Bogor

Disdagin Temukan Garam Tak Sesuai SNI Beredar di Pasaran

0 164

Heibogor.com – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor berhasil menemukan garam beryodium yang tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) beredar di Pasar Cibinong dan Citeureup.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan pada Disperdagin Pemkab Bogor Jona Sijabat menjelaskan, pihaknya memang telah menemukan jenis garam mulai dari kasar, halus, hingga bata setelah dicek oleh tim penanggulangan garam beryodium yang bekerja sama dengan laboratorium (Lab) Institut Pertanian Bogor (IPB).

“Hasil sementara tidak sesuai standar, yang seharusnya mengandung iodium berkisar antara 30-80 ppm (30-80 mg iodium dalam 1 kg garam). Sedangkan tiga jenis garam tersebut hanya memiliki kadar iodium di bawah 30 ppm,” kata Jona kepada heibogor.com, Jumat (11/08/17).

Jona menambahkan, dengan begitu pihaknya akan terus mengambil langkah cepat untuk mengatasi persoalan-persoalan itu. Salah satunya dengan melaporkan temuan tersebut kepada Bupati Bogor untuk kemudian ditindaklanjuti ke Provinsi Jawa Barat (Jabar).

“Karena jenis garam yang tidak sesuai SNI itu jelas amat merugikan, terutama untuk masyarakat Bumi Tegar Beriman. Di mana kadar yodium tersebut amat berguna bagi kecerdasan dan mencegah penyakit gondok,” katanya.

Dirinya pun menambahkan, untuk langkah selanjutnya, ia bersama jajarannya akan terus melakukan pengawasan dan pengecekan.

“Terhadap peredaran garam yang tidak sesuai standar itu,” pungkasnya.

Comments
Loading...