Butuh Banyak Biaya, Pelebaran Jalur Puncak Dianggap Tidak Tepat

0 194

Heibogor.com – Wacana akan dilakukannya pelebaran jalan di ruas jalur Puncak-Cisarua oleh Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mengatasi permasalahan kemacetan di wilayah tersebut kurang disetujui oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Hj. Ade Yasin (AY).

Menurutnya, pelebaran jalan tersebut akan menghabiskan anggaran yang jauh lebih besar.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Hj. Ade Yasin (AY).

“Harus diperhitungkan dan dikaji terlebih dahulu apabila memang dilakukan pelebaran jalan. Berapa anggaran yang harus dikeluarkan dengan jarak tempuh yang cukup panjang dan sebagian tanah sudah menjadi milik warga tentunya menjadi pekerjaan yang cukup sulit juga. Karena otomatis pemerintah juga harus membeli lahan warga untuk dibebaskan,” beber AY kepada heibogor.com, Jumat (11/08/17).

Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat itu pun mengatakan, bahwa untuk saat ini Pemkab Bogor belum mempunyai anggaran yang cukup apabila harus melakukan pembebasan lahan di jalur Puncak.

“Dari segi anggaran, Pemkab Bogor belum siap untuk melakukan pelebaran jalan di jalur Puncak-Cisarua ini,” katanya.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Hj. Ade Yasin (AY).

Masih kata AY, sebenarnya ada solusi yang lebih baik yang bisa dilakukan Pemkab Bogor dalam mengatasi kemacetan di jalur wisata paling terkenal di Bumi Tegar Beriman tersebut. Dirinya menilai, akan lebih baik jika proyek jalur Puncak 2 yang berada di wilayah timur kembali dilanjutkan.

“Dulu kita pernah melakukan pembebasan tanah di Jalur Puncak 2 dan sampai saat ini proyek tersebut belum dilanjutkan. Menurut saya, jika itu dibangun dan diteruskan oleh pemerintah, ada kemungkinan masalah kemacetan di Puncak ini bisa teratasi. Karena sebagian besar kendaraan yang akan menuju Bandung kemungkinan besar akan beralih ke Jalur Puncak 2 tersebut,” tandasnya.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Comments

Loading...