PDAM Tirta Pakuan Sigap Tangani Krisis Air Bersih Bogor Utara

0 139

Heibogor.com – Kampung Pangkalan Raya, Jalan Soleh Iskandar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor yang masuk dalam kategori kelurahan siaga mengalami krisis air bersih sejak dua hari ke belakang. Hal itu diungkapkan Ketua RW 02 yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Masyarakat Kelurahan Siaga (FMKS) Kelurahan Cibuluh, Dody Rochyadi Rachman.

Ia mengatakan, krisis air bersih sejak dua hari sebelumnya itu berawal dari keruhnya saluran air, sehingga dirinya beserta RT melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kelurahan untuk segera ditangani dan melaporkannya kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan Kota Bogor.

Kampung Pangkalan Raya, Jalan Soleh Iskandar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor mengalami krisis air bersih.

Sebelumnya, sambung Dody, tidak ada pemberitahuan sedikit pun mengenai kejadian krisis air bersih tersebut. Namun, PDAM Tirta Pakuan sigap menangani kejadian tersebut dengan mengirimkan pasokan air bersih.

“Kami benar-benar kecolongan dengan musibah ini. Begitu gak punya stok air, mampet seketika. Jadi kalau kata saya kejadian yang baru pertama kalinya terjadi ini luar biasa. PDAM sudah mengerahkan tiga tanki yang masing-masing berisi 4 ribu liter air bersih. Alhamdulilah sangat membantu,” tuturnya.

Lebih lanjut, Dody menjelaskan, ada tiga RT yang terkena dampak dari kejadian tersebut yakni RT 01 , RT 02, dan RT 04. Sementara di wilayahnya sendiri, kata Dody, sudah 95 persen terhubung dengan instalasi jaringan air bersih. Namun, selain menggunakan bantuan air bersih, para warga pun terpaksa menggunakan sumur yang tidak layak.

Kampung Pangkalan Raya, Jalan Soleh Iskandar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor mengalami krisis air bersih.

“Kondisi sumur yang lain airnya tidak layak untuk diminum, karena zat besinya tinggi. Ada total 300 Kepala Keluarga (KK) untuk RT 04 saja,” jelasnya kepada heibogor.com, Kamis (10/08/17).

Dody mengungkapkan, ada beberapa warga yang terkena dampak dari segi ekonomi selama dua hari ke belakang karena usahanya yang bergantung dengan air bersih. Ia pun berharap kesulitan air yang dialami warga di wilayahnya bisa teratasi dalam waktu dekat.

“Menurut kabar terakhir yang diterima dari pihak PDAM, sudah ditemukan titik permasalahan yang menyebabkan krisis air bersih. PDAM juga akan senantiasa terus memberikan bantuan hingga permasalahan krisis air bersih ini tuntas,” pungkasnya.

Anda mungkin juga berminat Lagi daripada pengarang

Comments

Loading...