Isi Kekosongan Jabatan, Pemkot Segera Susun Pansel di 4 OPD

0 609

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Heibogor.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bakal menyusun Panitia Seleksi (Pansel) untuk mengisi kekosongan jabatan di empat pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan cara open bidding (seleksi terbuka). Namun, calon yang pernah mengikuti open bidding sebelumnya memiliki kesempatan kembali untuk mendaftarkan diri.

Keempat pimpinan OPD itu di antaranya Dinas Pendidikan, Dinas Kominfo, Dinas Tenaga Kerja, dan Dinas Lingkungan hidup.

“Jadi, empat OPD yang kosong itu dampak dari kebijakan rotasi dari Wali Kota dan Baperjakat melakukan evaluasi dengan menempatkan orang-orang yang telah memiliki struktur kepangkatan yang sama,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Usmar Hariman, Senin (23/01/17).

Usmar menerangkan, dengan berbagai pertimbangan dan empat posisi kosong harus segera diisi melalui open bidding esselon II.

“Dan saat ini sedang dipersiapkan dan targetnya di bulan Maret ini seiring sejalan dengan efektifnya anggaran,” ungkapnya.

Dia menyebut, di dalam open bidding ini ada kesempatan bagi calon peserta yang pernah menjalani open bidding sebelumnya.

“Ada 9 orang yang mengikuti dulu dan 3 orang terpilih, jadi 6 orang ini berkesempatan mengisi 4 posisi OPD yang kosong itu,” sebut dia.

Mantan anggota DPRD Kota Bogor fraksi Partai Demokrat itu menambahkan, mereka bisa langsung mendaftar, tetapi minimal mereka hanya menyampaikan visi dan misi saja. Namun, nilai assesment fit and proper test sampai dengan tes kesehatan yang sebelumnya masih tetap berlaku.

Nah, ini udah ada 6 orang calon karena nilainya masih bisa digunakan, kecuali jika ingin memperbaiki nilai bisa mengikutinya dari awal,” ungkapnya.

Sementara itu, jika calonnya berasal dari luar Kota Bogor pun dapat mengikuti dengan catatan pangkat jabatannya sesuai. Usmar menyebut, untuk Tim Pansel terdiri dari Internal Pemkot, Akademisi, dan Profesional.

“Tapi, kita sebelumnya harus bersurat ke KASN atas usulan Ketua Pansel open bidding dan setelah disetujui KASN maka Kepala Daerah akan menandatanginya. Semua yang akan disertakan harus menyertakan Curriculum Vitae (CV) dan harus ada persetujuan KASN dan Wali Kota,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan